Memaparkan catatan dengan label TG Nik Abd Aziz Nik Mat. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label TG Nik Abd Aziz Nik Mat. Papar semua catatan

Khamis, Ogos 25, 2011

Seandainya Nik Aziz Gubernur Aceh?

Artikel ini disalin kembali dari Harian Aceh. Sekadar berkongsi.

Fakhruddin Lahmuddin bersama kawan-kawannya dari Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Besar bersilaturrahmi ke Negeri Kelantan, Malaysia. Mereka ingin menjumpai seorang pemimpin rakyat yang mungkin sekali tak ada di daerah lain, apalagi di Aceh.

Namanya Tuan Guru Dato’ Nik Abdul Aziz bin Nik Mat. Lebih akrab disapa “Nik Aziz”. Dia menjabat Menteri Besar (gubernur) Negeri Kelantan sejak 20 tahun terakhir. Karena kepemimpinannya, oleh rakyat, ia digelar Umar bin Khattab-nya Kelantan. Musabab itulah, Fakhruddin dan kawan-kawan ingin belajar pada gubernur berusia 84 tahun itu.

Saat tiba di depan pendopo, rombongan disambut sekretaris gubernur; karena Nik Aziz sedang dalam perjalanan pulang dari Kuala Lumpur. Lalu mereka dipersilakan duduk di ruang pertemuan berkapasitas 200-an orang. Sungguh, mereka terpana. Kursi dan meja kayu, kipas dan mimbar usang, pula perabotan lainnya, tampak sederhana, jauh sekali dengan di Aceh atau provinsi lainnya.

Tak berapa lama kemudian Nik Aziz hadir. Ia berjubah putih (selalu demikian, menurut cerita warga Kelantan). Mereka selanjutnya beramah-tamah. Usai Fakhruddin dan kawan-kawan menyampaikan maksud kedatangannya, Nik Aziz pun berbicara.

“Nak jaga dan bangun Kelantan tak sulit bagi saya. Yang sulit adalah nak jaga diri saya dari godaan duniawi,” tutur Nik Aziz menanggapi penilaian Fakhruddin dan kawan-kawan tentang ketenteraman Kelantan, dimana mayoritas penduduknya Melayu asli.

Pernyataan tersebut memantik semangat Fakhruddin untuk terus mengorek sisi menarik lain dari seorang Nik Aziz. Ketua MPU Aceh Besar itu pun memerolehnya dari melihat sendiri maupun berdasarkan cerita penduduk Kelantan.

Pertama, begitu dilantik jadi Menteri Besar (MB) Negeri Kelantan, dinas pembangunan umum setempat segera menawari Nik Aziz untuk mengaspal dan memperbaiki jalan sekitar rumah dan pesantren miliknya. “Jangan, jangan! Kenapa sebelum saya jadi MB tak diperbaiki? Tak boleh,” tegasnya. Orang dinas terdiam.

Kedua, Nik Aziz selama jadi gubernur tak pernah tidur di pendopo. Ia menilai, kalau tidur di pendopo harus menyewa guard (satpam) dan tukang kebun, misalnya. Lalu pekerja itu digaji dengan uang negara, dimana uang itu seharusnya dipakai untuk menyejahterakan rakyat. Ia tak mau begitu. Gubernur Aceh sekarang juga tak mau tidur di pendopo, tapi berbeda tujuannya dengan Nik Aziz.

Ketiga, Nik Aziz tinggal di rumah yang sangat sederhana. Rumahnya berkonstruksikan kayu. Kecil. Padahal sampai kini ia sudah punya 10 anak dan 55 cucu dari istri tunggalnya. Fakruddin dan kawan-kawan terpana lagi ketika berkunjung ke rumahnya. Tak ada satupun pengawal yang jaga-jaga di rumah pemimpin salah satu negara bagian Malaysia itu.

Keempat, Nik Aziz pelayan tamu. Suatu kali ada wartawan asing ingin menjumpai Nik Aziz di rumahnya. Usai dipersilakan masuk oleh seorang lelaki tua, wartawan itu menunggu sang gubernur. Tak lama kemudian, lelaki tua tadi keluar dengan membawakan minuman.

“Saya ingin menjumpai Nik Aziz, apa dia ada di sini?” kira-kira begitu tanya si wartawan. “Inilah saya Nik Aziz yang kamu maksud,” sahut lelaki tua itu. Si wartawan terkejut dan malu. Lalu satu pertanyaan menarik darinya timbul lagi kemudian, “Anda seorang gubernur, apa tidak takut tinggal di rumah dengan tak ada seorangpun guard?” Dengan mantap Nik Aziz menjawab, “orang yang perlu pengawal adalah orang yang punya musuh, punya masalah. Saya tak punya masalah dengan siapapun. Guard saya adalah beribadah kepada Allah.”

Kelima, Nik Aziz turut membersihkan tandas (sebutan WC oleh orang Malaysia). Suatu kali, sekira jam 3 pagi waktu Malaysia, seorang santri melihat ada bayang-bayang seorang lelaki di sebuah WC pesantren milik Nik Aziz. Ia heran, yang membersihkan toilet seharusnya tugas santri. Begitu didekatinya, ternyata lelaki itu pemimpin pesantren tempat dia belajar, yaitu Nik Aziz. Ia merasa malu.

Keenam, suatu malam, seorang warga keturunan Cina kebingungan karena mobil yang dikemudinya mogok. Lalu sebuah mobil tua berhenti. Seorang lelaki tua turun dari dalamnya. Lalu membantu si Cina itu. Bahkan ditemani sampai ke bengkel. Esok pagi, ia terkejut. Ia melihat di koran, ada foto orang yang membantunya semalam. Ternyata lelaki tua itu Nik Aziz.

***

Begitulah Nik Aziz. Fakhruddin Lahmuddin menceritakannya beberapa hari setelah ia pulang dari Kelantan. Tepatnya, Ketua MPU Aceh Besar itu mengisahkan kepada saya pada Jumat 27 Mei 2011 yang panas, usai mengajar di Fakultas Dakwah IAN Ar-Raniry Banda Aceh. “Masih banyak cerita menarik lain tentang Nik Aziz selama jadi gubernur, cerita yang nyaris mustahil ada pada diri pemimpin di Indonesia maupun negara lain,” katanya. Dia tidak sedang berbohong.

Adakah calon gubernur di Aceh seperti gubernur Kelantan iu?

Aceh di ambang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). “Sulit menemui calon pemimpin seperti Nik Aziz di Aceh, maka patut memilih yang mendekatinya,” kata pemimpin Ponpres Umardian itu.

Lalu dia menganalogikan pada seorang sopir bus penumpang yang mengalami situasi membahayakan. Tiba-tiba saja, sekitar tiga meter di depannya seorang lelaki tua sedang menyebrangi jalan dengan melangkah pelan, sendiri. Di kanan, bus lain berusaha menyalipnya. Sedang di kiri,  ada jurang yang dalam. Sopir gamang. Kalau menabrak lelaki tua itu pasti mati. Kalau mengelak atau mengerem, bus pasti masuk jurang dan semua penumpang kemungkinan besar akan mati. “Pilih mana?”

“Begitu juga dalam hal memilih pemimpin,” katanya. Bila seandainya semua calon pemimpin tergolong zalim–baik tingkat tinggi maupun rendah–, maka patut memilih satu pemimpin yang zalimnya paling rendah di antara lainnya. Bila pada cerita sopir di atas, lebih bagus menabrak seorang lelaki tua itu daripada masuk jurang lalu semua penumpang mati.

Kemudian Fakhruddin menyebutkan satu hadits sahih riwayat Bukhari yang artinya, “Rasulullah pernah bersabda, `Bantulah saudaramu yang zalim dan yang terzalimi`. Lalu sahabat rasul bertanya,`Ya Rasulullah, kami tahu bagaimana cara membantu orang yang terzalimi, tapi bagaimana kami membantu orang yang zalim?` Rasulullah menjawab, `cegah ia dari melakukan kemungkaran.”

Musim Pilkada banyak “orang zalim” yang minta dibantu saat pemilihan. Bila ada pemimpin–yang sudah bisa dipastikan kalau kepemimpinannya kelak akan menyengsarakan rakyat–meminta bantuan pada kita untuk memilihnya, maka bantulah dia.

“Caranya, jangan memilihnya saat pemilihan berlangsung. Jika kemudian ditanya kenapa tak bantu, cukup dijawab, ‘saya sudah bantu Anda supaya tidak menjadi pemimpin yang zalim. Supaya kejahatan tidak terus bertambah. Maka saya bantu menguranginya dengan tidak memilih Anda saat pemilihan.’ Jika ada calon lain yang minta bantu juga, hadapi dengan cara yang sama,” katanya.

Maka jalan untuk menemukan Nik Aziz di Aceh akan terbuka meski dalam jangka yang lama, dengan catatan konsep “membantu orang zalim” itu harus konsisten dipegang rakyat. Jika tak besar gengsi, pemimpin di Indonesia patut meniru Nik Aziz. Dan andai saja Nik Aziz Gubernur Aceh sekarang, maka majulah Aceh.

~Makmur Dimila

Jumaat, September 17, 2010

Gambar Hari Ini: Apabila Tuanku Sultan Mengangkat Ulama Ditempat Sepatutnya

Tuanku Faris memberikan laluan kepada Tuan Guru Menteri Besar supaya berada bersama Baginda di hadapan

~Sumber

Selasa, September 14, 2010

Islam dijunjung, Sultan disanjung

Imbasan Kembali Peristiwa

Rakyat Malaysia lebih maklum bahawa di setiap negeri yang mempunyai Raja atau Sultan, tugas dan tanggungjawab perihal agama Islam diletak di bawah bidang kuasa Kebawah Duli.

Secara tidak langsung, Kebawah Duli adalah Khalifah kepada setiap rakyatnya yang beragama Islam dan juga yang bukan beragama Islam. Perintah Baginda mengenai hal ehwal agama mestilah dipatuhi oleh sekalian rakyat jelata dan sudah tentu ianya adalah kepada ajaran Al-Quran dan Hadis.

Mungkin masih segar diingatan anda suatu peristiwa yang mana Pemangku Raja Kelantan telah mengimamkan solat hajat yang dimakmumkan oleh Nik Aziz dan beberapa lagi para Ulamak.

Seperti kata Nik Aziz, sepanjang hayat beliau selama 75 tahun, belum pernah ada di kalangan Pemangku Raja yang mengimamkan solat dan usaha murni ini telah bermula di negeri Kelantan.






Gambar: Pemangku Raja Kelantan, Tengku Muhammad Faris Petra Ibni Sultan Ismail Petra (tengah) berkenan menyembelih lembu korban sempena Hari Raya Aidiladha di perkarangan Komplek Islam Jubli Perak Sultan Ismail Petra.

Disini Budak Kampung Online mengambil kesempatan mengucapkan tahniah atas permasyhuran YTM TengKu Muhammad Faris Petra (42), Tengku Mahkota Kelantan sebagai Sultan Kelantan yang baru menggantikan ayahanda baginda Tengku Ismail Petra berkuatkuasa hari ini Isnin 04 Ramadhan 1431 bersamaan 13 Sept 2010.

Gambar: TUANKU Muhammad Faris Petra Ibni Sultan Ismail Petra menerima Watikah Pemasyhuran sebagai Sultan Kelantan yang ke-29 daripada Menteri Besar Kelantan, Datuk Nik Aziz Nik Mat, di Istana Negeri Kubang Kerian hari ini.

Daulat Tuanku...

Khamis, September 02, 2010

Sambutan Merdeka ke 53 di Kelantan Dibawah Pimpinan TG Nik Aziz


HarakahDaily | KOTA BHARU - Tanpa menghirau Ramadan sambutan ambang kemerdekaan di tempat lain dipenuhi persembahan aneka muzikal dan letupan bunyi api, sebaliknya di Kelantan disendat dengan program keagamaan.

Bermula dengan program khatam al-Quran seramai 3,500 peserta diadakan selepas solat Asar di Qaryah Ramadan, Dataran Stadium Sultan Mohammad Ke IV.

Kemudian majlis berbuka puasa perdana diadakan di bahagian dalam stadium yang diketuai Menteri Besar, Tuan Guru Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat.

Ribuan hadir pada program tersebut termasuk Timbalan Menteri Besar, Datuk Ahmad Yakob, anggota-anggota Exco, Setiausaha Kerajaan Negeri, Datuk Mohd Aiseri Alias.

Selain itu Speaker Dun Kelantan, Datuk Nasuruddin Daud, wakil-wakil rakyat, anggota keselamatan dan pegawai kerajaan.


Kelainan juga dapat disaksikan apabila solat Isyak dan hajat diimamkan pegawai tentera, Mejar Mohd Shukor Said dari 8 Briged Kem Pengkalan Chepa.

Situasi itu jarang berlaku sebelum ini apabila seorang pegawai tentera lengkap dengan pakaian seragam dengan pangkat tersemat di bahu menjadi imam solat.

Kemudian di tempat yang sama diadakan solat tarawih yang diimamkan Syeikh Ahmad Rejab Yassin dari Mesir. Suara nyaring bacaan ayat-ayat suci al Quran kedengaran di segenap penjuru stadium.

Suasana malam yang nyaman membolehkan orang ramai solat tarawih dengan selesa biar pun beralaskan rumput di padang stadium.

Sekali sekala angin bertiup agak deras sehingga mengangkatkan tikar tempat solat.

Situasi dalam stadium yang dipenuhi budak-budak berjubah di kalangan pelajar-pelajar sekolah tahfiz. Ramai juga lengkap dengan baju Melayu.

Manakala anggota tentera yang berpakaian seragam mengenakan kopiah turut menunaikan solat.

Program diteruskan dengan forum kemerdekaan yang bertajuk Ramadan ke Menghayati Kemerdekaan Sejati membariskan ahli panel iaitu anggota Exco kerajaan negeri, Datuk Mohd Amar Abdullah, bekas pensyarah USIM, Dr Zulkifli Mohamad Al Bakri dan bekas Adun Kuala Besut, Nik Zawawi Nik Salleh. Manakala Kamal Ashaari bertindak sebagai moderator.

Berakhir acara forum diadakan pula acara deklamasi sajak oleh pelajar Sekolah Menengah Ugama (Arab) Sulaimiah, Mohd Nor Aiman Azmi, 13.

Beliau pernah mewakili negara mendeklamasi sajak di Bangkok ketika berusia 9 tahun dalam pesta puisi Asean.

Kemudian diadakan pula pementasan pentomen oleh kumpulan dari Majlis Kebudayaan Kelantan yang bertajuk Suatu Ketika Dahulu Adalah Hari Ini.

Pentomen hampir sejam itu diarahkan Zed Zaidin, mengisahkan negara ketika di bawah penjajah sehingga mencapai kemerdekaan pada 31 Ogos 1957.

Selepas itu tujuh anggota tentera dari Rejimen Askar Melayu Diraja membawa Jalur Gemilang dan diserah kepada Menteri Besar di pentas utama.

Kelainan sekali lagi dapat disaksikan apabila tepat detik 12 malam, laungan azan dikemundangkan. Tiada letupan bunyi api seperti disaksikan di tempat-tempat lain.

Kemudian diikuti nyanyian lagu Negaraku di mana semua yang hadir berdiri.

Dan pada pagi semalam tidak diadakan perbarisan memandangkan umat Islam sedang berpuasa, biar pun program itu diadakan di negeri-negeri lain.

Rabu, Ogos 18, 2010

Dinar Emas Dan Dirham Jadi Buruan DiKelantan


Bernama | Hari pertama dinar emas dan dirham dibuka untuk jualan menyaksikan rakyat Kelantan memenuhi Pusat Pajak Gadai Islam Ar-Rahn di sini bagi mendapatkan mata wang yang diperkenalkan kerajaan negeri itu.

Tinjauan Bernama mendapati rata-rata pembeli berhasrat menjadikan dinar dan dirham itu sebagai hiasan diri seperti loket dan juga untuk disimpan sebagai koleksi peribadi.

Seorang pembeli, Zainun Che Aziz, 60, berkata pengeluaran dinar itu adalah trend terbaru emas di pasaran yang perlu dibeli dan harus dimiliki.

"Emas ni ikut musim, macam-macam bentuk dan saiz emas keluar di pasaran dan bila keluar emas dinar ni saya rasa mesti beli kerana ia unik dan saya mahu membuat loket untuk diberi kepada cucu saya. Kalau tidak beli rugilah mana tahu tiba-tiba ia tidak dijual lagi," katanya kepada Bernama di sini.

Sementara itu, Pengurus Operasi Ar-Rahn Kota Baharu 2, Siti Azian Ibrahim berkata sebanyak 344 keping dirham serta 50 keping dinar dibuka untuk jualan, Rabu.

"Melihat situasi sebelum ini pada mulanya kita tidak menjangkakan jualan dinar akan mendapat sambutan kerana ramai yang tidak bersetuju dengan penggunaannya dalam urusan seharian.

"Tetapi pembukaan jualan mata wang berkenaan di Ar-Rahn hari ini melihat sesuatu yang berbeza apabila rakyat tetap berminat membelinya dan kebanyakan pelanggan berkata mereka mahu menjadikan dinar itu sebagai perhiasan diri seperti loket dan gelang," katanya.

Siti Azian berkata bagi dinar, terdapat lima saiz yang dijual dengan harga berbeza setiap hari mengikut nilai emas semasa dan hari ini harga bagi setengah dinar ialah RM296, satu dinar (RM592), dua dinar (RM1,184), lima dinar (RM2,960) dan lapan dinar (RM4,736).

"Manakala bagi nilai dirham pula ialah satu dirham bernilai RM13, dua dirham (RM26), lima dirham (RM65), 10 dirham (RM130) dan 20 dirham (RM260)," katanya.

Beliau berkata bagi dinar, ianya dibuat menggunakan emas bernilai tinggi iaitu emas 916 yang diguna untuk membuat barang kemas.

"Memang diakui di Kelantan trend membeli emas sentiasa wujud sejak dulu sehingga kini kerana tarikan nilainya yang sentiasa bernilai dan tidak akan turun secara mendadak sehingga merugikan," katanya.

Siti Azian berkata mereka yang berminat untuk membeli dinar itu dan ingin mengetahui harga dari semasa ke semasa boleh layari laman web http://islamicmint.com.my/ atau mengunjungi pusat Ar-Rahn berhampiran, yang dipertanggungjawab menjadi wakil sah jualan dinar dan dirham.

Selasa, Ogos 17, 2010

www.dinarkelantan.com.my | Pakat Beri Sokongan

Pautan Petisyen Sokong Dinar Kelantan www.dinarkelantan.com.my.

(Gambar: Tuan Guru menyampaikan logo dinar kepada peniaga yang menerima mata wang dinar dirham untuk jual beli.)

Kelantan lancar matawang syariah Dinar dan Dirham

KOTA BHARU, 12 Ogos: Selepas empat tahun Dinar Kelantan dilancarkan, hari ini di di bawah kepemimpinan ulama sekali lagi dicetus sejarah apabila melancar pula matawang syariah, Dinar dan Dirham Kelantan.

Majlis bersejarah itu disempurnakan Menteri Besar, Tuan Guru Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat di Kelantan Trade Centre (KTC).

Program sempena Ramadan tersebut dianjurkan bersama Perbadanan Menteri Besar Kelantan dan Kelantan Golden Trade Sdn Bhd.

Pada majlis perasmian terbabit Menteri Besar melakukan gimik pelancaran dengan menyimpan dinar dan dirham ke dalam sebuah mesin untuk simpanan Tabung Haji.

Matawang Dinar dan Dirham Kelantan boleh digunakan untuk pembayaran gaji, zakat, mas kahwin dan perniagaan.

Pada 2006 kerajaan negeri melancarkan Dinar Kelantan dalam tiga bentuk iaitu satu dinar penuh berukuran 23 mm dengan berat 4.25 gm bernilai RM332.25.

Selain itu separuh dinar bersaiz 20 mm (1.06 gm) bernilai RM176.76) dan suku dinar bersaiz 21 mm (0.5 gm) bernilai RM99.38.

Kini nilaian dinar tersebut sudah meningkat berbanding ketika dilancarkan. Dinar tersebut mendapat sambutan menggalakkan untuk simpanan nilai dan mas kahwin.

Pada majlis pelancaran itu, sejumlah RM100,000 telah dibeli orang ramai. Klik Sini.

Isnin, Ogos 16, 2010

Najib Malu Tindakan Kerajaan Kelantan Mendahului Penggunaan Dinar Emas?


Usaha kerajaan Kelantan mengembalikan umat Islam kepada matawang syariah ternyata tidak mendapat sokongan pemimpin-pemimpin Umno. Apakah dengan mendahului penggunaan Dinar Emas dan Perak oleh kerajaan kelantan menyebabkan pemimpin-pemimpin Umno rasa terhina kerana lembabnya tindakan kerajaan Pusat.

Dulu che det ada menyarankan penggunaan dinar emas di negara ini ketika krisis kejatuhan mata wang Asia pada 1997/1998. Namun sudah hampir 10 tahun masih tiada apa-apa solusi diambil oleh kerajaan malaysia.

Malah Najib sendiri pernah mengakui platform urus niaga syariah yang membolehkan emas digunakan dalam urus niaga akan dapat mencegah susut nilai dan penyusutan nilai mata wang. Kenyataan akhbar dibawah.

.....
Urus Niaga Guna Emas Cegah Susut Nilai Mata Wang

KUALA LUMPUR 14 Feb 2007. – Datuk Seri Najib Tun Razak berkata, platform urus niaga syariah yang membolehkan emas digunakan dalam urus niaga akan dapat mencegah susut nilai dan penyusutan nilai mata wang.

Timbalan Perdana Menteri berkata, penggunaan dinar emas dan dirham perak boleh menjadi pendekatan alternatif untuk merancang pengurusan kekayaan.

“Tidak seperti mata wang konvensional yang berdepan dengan inflasi berterusan, nilai emas adalah stabil dan ia merupakan kaedah berkesan untuk melindungi kekayaan daripada inflasi dan krisis kewangan atau mata wang,’’ ujarnya.

Beliau berkata demikian ketika berucap pada majlis sambutan kejayaan penyenaraian syarikat Malaysia, IGDX Holdings Ltd. di Bursa Saham Australia pada 9 Februari lalu. ~end
.....

Pemimpin-pemimpin Umno tahu nilai yang ada pada Dinar Emas dan Perak ini. Malah mereka pun tahu wang kertas yang dipolopori sistem kapitalis tidak ada nilainya dan terdedah kepada spekulasi kerana amalan riba yang dipertahankan.

Biasalah bro, bila duduk dalam umno mereka menjadi terlalu bodoh dan menyombong bila melihat inisiatif yang dibuat oleh negeri-negeri jajahan pembangkang. Apa perlu buat? Takkan nak sekeh kepala menteri itu.. Kalau nak sekeh pun siapa yang nak mula dulu... kah..kah..kah..

Ahad, Ogos 15, 2010

Dinar Emas Kelantan: Pakat Pikir Cara Mudah

Ini duit kertas yang dok guna hari-hari bernilai RM100. Oleh kerana sudah terkoyak, bolehkah ianya dinilai RM50?.



Ini pula dinar emas Kelantan yang telah dipotong. Jika tidak dipotong, ia berukuran 23mm dengan berat 4.25gm bernilai RM332.25.


Kalau Kedua-dua keratan dan potongan ini dibawa ke pajak gadai, yang mana lebih bernilai? pikiaqlah sendiri kah..kah..kah... Kalau hangpa tegar umno macam menteri itu sudah tentu tak boleh nak pikir...

Sabtu, Ogos 14, 2010

Berapa Nilai Yang Ada Pada Matawang Ini

Matawang kertas kerajaan Malaysia. Jutaan RM dibelanjakan untuk rekabentuk, security, kertas dan cetakan berkualiti. Namun tewas dengan pusingan mesin basuh dan titisan dakwat.



Dinar emas dan perak Kelantan

Awang Adek perlu melihat jauh kehadapan dan bukannya memperlekeh inisiatif kerajaan Kelantan mengeluarkan Dinar emas dan perak. Apakah salahnya mempromosikan Dinar Islam kalau sistem itu berdaya maju dan berpotensi mengatasi masalah sistem matawang konvensional yang kini terdedah kepada spekulasi dan manipulasi oleh pasaran bebas ciptaan Barat?. Punca bodoh sombong umno. Ada akal tidak boleh berfikir.

Selasa, Ogos 03, 2010

Anda Ada Bakat, Jom Cipta Logo


PERTANDINGAN MENCIPTA LOGO SEMPENA SAMBUTAN 2O TAHUN MEMBANGUN BERSAMA ISLAM.

SYARAT-SYARAT PERTANDINGAN

1. HADIAH
Hanya seorang pemenang sahaja yang akan dipilih dan akan menerima hadiah WANG TUNAI sebanyak RM3000 sahaja.

2. SYARAT-SYARAT PENYERTAAN
i. Penyertaan adalah terbuka kepada semua warga dunia.

ii. Logo WAJIB berteraskan konsep berikut :

“Permuafakatan rakyat yang sejahtera dengan kepimpinan ulama menjayakan pembangunan berteraskan Islam”

iii. Penyertaan adalah percuma dan setiap peserta boleh menghantar lebih dari satu (1) logo ciptaan.

iv. Semua ciptaan logo hendaklah asli, bersifat dinamik dan korporat.

v. Logo boleh dicipta dengan menggunakan grafik komputer mengikut standard JPEG, GIF, BMP, PICT atau melalui lukisan tangan.

vi. Saiz logo tidak dihadkan tetapi mestilah pada resolusi 300 piksel/inci.

3. TUNTUTAN HAKCIPTA
Semua hasil ciptaan logo yang diterima daripada peserta pertandingan adalah menjadi hak cipta dan hak milik KERAJAAN NEGERI KELANTAN dan boleh digunakan semula tanpa sebarang syarat.

4. KEPUTUSAN PANEL PENGADIL PERTANDINGAN
Keputusan Pengadil adalah MUKTAMAD.

5. TARIKH TUTUP PENYERTAAN
Setiap rekaan logo hendakah diemelkan kepada ciptalogo20@kelantan.gov.my bersama-sama maklumat diri iaitu nama, nombor kad pengenalan, alamat surat-menyurat, nombor telefon dan e-mail (jika ada) yang boleh dihubungi sebelum atau pada 25 OGOS 2010.

Pautan

Isnin, Februari 01, 2010

Ku Li: Umno Angkuh Dan Tidak Bertanggungjawab



Ahli Parlimen Gua Musang mencadangkan kepada Kerajaan Negeri Kelantan supaya mengkaji semula kedudukan mereka dalam Persekutuan. Beliau menegaskan kajian itu penting kerana sikap angkuh serta tidak bertanggungjawab Kerajaan Persekutuan yang mengamalkan sikap diskriminasi terhadap Kelantan.

Menurut beliau banyak ketiadakadilan Persekutuan kepada Kerajaan Kelantan terutama dalam pengagihan pembangunan, geran tahunan dan pelbagai kepincangan yang dilakukan terhadap negeri itu. Sebaliknya, Ku Li menegaskan, Kerajaan Kelantan begitu komited sebagai sebuah negeri yang mendokong kedaulatan undang-undang serta perlembagaan persekutuan.

Antaranya banyak cukai yang kerajaan negeri berikan kepada Persekutuan, menjelaskan hutang kerajaan negeri kepada persekutuan setiap tahun tanpa gagal, walhal hutang berkenaan angkara kerajaan Umno-Barisan Nasional yang memerintah Kelantan dahulu.

~Greenboc

Jumaat, Januari 29, 2010

Seluruh Rakyat Kelantan Solat Hajat Tuntut Royalti Minyak

Foto: Pinkturtle

Rakyat Kelantan masih bersatu dibawah TG Nik Aziz. Ini yang Grombolan takutkan.



Ada nampak Tok Pa jeli ka dalam ramai-ramai ni? Ibrahim Ali ada ka?. Dalang yang membuat 'Onar' menidakkan royalti minyak di Kelantan?

Isnin, Januari 04, 2010

Penggunaan Kalimah Allah, Menyebabkan Kekeliruan

KOTA BHARU 3 Jan. – Penggunaan kalimah Allah oleh agama lain tidak boleh dibenarkan sama sekali kerana ia akan menyebabkan kekeliruan di kalangan umat Islam.

Mursyidul Am Pas, Datuk Nik Abdul Aziz Nik Mat berkata, biar pun dari segi hukum membenarkan agama ‘samawi’ seperti Kristian dan Yahudi menggunakan kalimah itu tetapi dibimbangi ia disalah gunakan pihak tertentu.

Beliau berkata, masalah penggunaan kalimah Allah timbul kerana tiada badan perunding antara pihak Islam dan Kristian yang menyelesaikan kemelut itu dengan baik menyebabkan ia kini menjadi isu sensitif.

“Kita bimbang dan takut orang ini salah guna perkataan Allah iaitu salah guna dalam pengertian, sebab itu dalam fiqah kita boleh sekat orang bukan Islam guna perkataan Allah walaupun benda itu harus.

“Saya juga bimbang kalimah ini disalah guna sehingga menyebabkan orang Melayu beragama Islam keliru... dia kata sana Allah, sini pun Allah sehingga akhir-akhir ini dia minta gereja pun dipanggil masjid Kristian.

“Pengunaan Allah boleh tetapi dibimbang disalah guna, jadi lebih baik kita berhenti daripada membenarkan agama lain guna perkataan Allah,” katanya.

Lagi Pautan>>>

Ahad, Disember 20, 2009

Perisik Rakyat®: 1Malaysia: Petanda Baik Untuk Pakatan Rakyat Di Selatan...

Ini bukan program tari-menari, ini jugak bukan program karaoke, ni jugak bukan program ala-ala Akademi Fantasia atau Jom Heboh tajaan mana-mana media hiburan, tapi ini program "tazkirah". kalau tak dahagakan "ilmu", takkan sesorang tu gatal kaki melangkah dan buang masa ke program macam ni. Klik untuk bacaan seterusnya.

Rabu, Disember 02, 2009

Tekanan Grombolan Mahu Meranapkan Seri Kota Darul Naim


Dari Kampung Sungai Santan ke Bunut Susu,
Singgah di Bersia menjamu gulai,
Memang banyak rintangan perjalananku,
Hanya titipan doa supaya selamat sampai.


Pemikir politik pro grombolan menyatakan dengan sinis PAS akan hilang sokongan jika Tok Guru Nik Aziz (TGNA) tidak meletakkan jawatan sebagai Menteri Besar (MB) Kelantan. Itu kata depa yang mahu menumbangkan kebangkitan PAS. Nak tanya kat pemikir politik ini awat hangpa tak kaji kenapa pencen umnobn akan memilih PAS sebagai parti nombor 2 setelah meninggalkan Barisan Nasional.

Media Penjilat Temolok (MPT) grombolan menjadi peranan membuaikan rentetan isu yang terkeluar dari mulut TGNA kepada pembaca yang statik logik pemikirannya. Sampai ketagih pembaca untuk mengikuti perkembangan terkini putaran MPT ini. Itu namanya strategi media yang mahu melariskan jualan hari semalam, hari ini dan berikutnya.

Menteri-menteri jantan-aw grombolan mula menuding jari kepada TGNA. Masing-masing cuba mengislamkan diri sepenuhnya beserta kyusuk memberi pendapat menyanggah kalimat yang mereka takutkan. Takut apa!!! hangpa kan pencipta rukun negara. Ceh! teringat lak aku masa sekolah rendah bagaimana Cikgu lulusan BTN mengacukan sebilah rotan jika tak lancar baca Rukun Negara. Jika Rukun Islam dan Rukun Iman tu patutlah dirotan kepada sesiapa yang tak menghayatinya.

Menteri-menteri hawa terlupa bertudung sambil mencebik bibir kepada doa TGNA. Takpa tak bertudung dan tak menutup lurah pun boleh berdoa apa! Semua boleh memohon doa. Atas kehendaknya samada permintaan dimakbulkan atau tidak.

Mufti grombolan panas telinga kerana terasa kata dari TGNA. Mula kedengaran sinis pedas membela juak pelupa hadhari. Sepatutnya mereka terdahulu memperbetulkan grombolan kejalan lurus. Ini terbalik kerana TGNA pula bersimpati untuk membetulkan grombolan ini.

Kesemua lepasan Biro Tata Negara (BTN) dok hentam TGNA dengan perkataan kesat, maki hamun yang telah ditanamkan oleh fasilitator mereka. Lantak pi kat depa dah lupa perkataan sopan. Agaknya bala kecil sudah menimpa ke otak lepasan BTN ini.

Tekanan-tekanan ini menjadi umpan grombolan yang mahu TGNA melepaskan jawatannya sebagai MB. Jika grombolan ini berjaya maka mudahlah mereka menyuntik racun kerajaan perpaduan yang diidamkan grombolan ini bagi mengekalkan pemerintahan 50 tahun lagi mungkin?. Satu tolak jatuh, yang dua akan goyang. Itulah tema 1 pecahan yang grombolan cuba muktamadkan.

Ada yang kata dah 20 tahun TGNA memerintah Kelantan menyebabkan warga Darul Naim sudah jemu. Itu kata depa yang iri hati ke atas kejayaan TGNA mengekalkan jawatan MB Kota Darul Naim. Nak tanya awat hangpa warga Kelantan sanggup menerima TGNA selama 20 tahun?. Awat tak kick dari awal?.. Sebagai insan yang beriman fikirkanlah hikmahnya.

(Moral: Setiap kotak pikiran akan terkeluaq berlainan pendapat. Begitu juga dengan rentetan tingkah kata TGNA yang ada tersurat bila diteliti dan difahami. Semuanya adalah untuk kebaikan Rakyat se-Malaysia dan PAS. Petunjuk yang baik datang dari Allah Swt. Untuk mendapat petunjuk yang baik haruslah memohon kepadanya. Rujukan hanya memantapkan lagi petunjuk menjadi kenyataan.)

Jumaat, November 20, 2009

Mursyidul Am PAS, TG Nik Abd Aziz Nik Mat Yang Menduduki Tangga Ke 42 Dari Keseluruhan 500 Muslim Yang Berpengaruh.




>>Artikel bahasa>>>

Post Haru Biru

Arkib Blog